Rabu, 25 Februari 2015

Fad, Tren dan Megatren

Fad, Tren, dan Megatren

Suatu produk bisa langsung dikenal oleh masyarakat luas karena beberapa faktor. Salah satunya karena produk tersebut diluncurkan pada saat yang tepat atau ada momentum tertentu yang mendukung terjualnyaa produk.

Ada 3 macam situasi dimana produk menjadi mudah dikenal:
1. Fad
Fad adalah kesukaan masyaraakat yang berlangsung singkat. Fad bersifat tidak dapat diduga, berusia pendek, dan tidak penting secara sosial, ekonomi, dan politik (Kotler). Contoh di Indonesia adalah ketika terjadi kasus Manohara, seorang wanita Indonesia yang disiksa oleh suaminya di Malaysia. Segala sesuatu yang berkaitan dengan Manohara akan diperhatikan oleh banyak orang, misalnya orang jadi gandrung dengan tas yang dipakai oleh Manohara. Akibatnya muncul produk yang bernama tas manohara karena tas tersebut menyerupai jenis-jenis tas yang sering dipakai Manohara.

2. Tren
Tren adalah arah atau urutan peristiwa-peristiwa khusus yang memiliki beberapa momentum dan mampu bertahan lama. Tren mengungkap masa depan dan memberikan banyak peluang. (Kotler)
Contoh: saat ini Indonesia sedang demam artis Korea. Akibatnya segala hal mengenai Korea diincar oleh banyak orang, misalnya majalah Korea, lagu-lagu, dan film-filmnya.

3. Megatren
Megatren digambarkan sebagai perubahan besar di bidang sosial, ekonomi, politik, dan teknologi yang lebih lambat terbentuknyaa, dan pada saat terjadi perubahan itu akan mempengaruhi kita untuk waktu yang lama, antara tujuh dan sepuluh tahun atau lebih. (Kotler).
Contoh: orang saat ini lebih menyukai membeli ebook melalui internet daripada membeli buku yang memakan tempat di rak buku. Hal ini bisa terjadi karena sebagian besar orang saat ini sudah terhubung dengan internet dan isu tentang global warming membuat orang meminimalkan penggunaan kertas.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa perusahaan perlu melihat peluang dalam tren, keadaan, mode, yang sedang booming saat ini. karena hal yang sedang hangat dibicarakan oleh banyak orang dapat menjadi peluang bisnis.